Jumat, 27 Januari 2012

Proposal Deki

PROPOSAL
MEMBUKA USAHA KECIL
( PENJUALAN SECARA KELILING )







Disusun oleh :

Nama : DEKY EFA ALFIANTO
Nomor : 04
Tingkat : XII
Program : PEMASARAN 1


SMK N 1 JUWIRING
KLATEN
2012



LEMBAR PENGESAHAN


Telah disahkan dan ditanda tangani pada :
Tanggal :
Di : SMK N 1 Juwiring
Nama : Deky Efa Alfianto
No : 04

KEPRAMUNIAGAAN
(PEMASARAN)



Juwiring, Januari 2012

Menyetujui,

Orang Tua/Wali Murid Peserta Uji



BEJO UTOMO DEKY EFA ALFIANTO

Mengetahui,
Kepala Sekolah Ketua Program Pemasaran
SMK N 1 Juwiring




Ir. SARWEDI Dra. MURYATI
NIP. 19531007 197710 1 003 NIP. 19621117 198803 2 006



PENDAHULUAN

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang Maha Pengasih, Maha penyayang yang tiada terbilang. Dialah sembahan semua yang berada di langit dan di bumi. Atas karunia-Nya, dalam kesempatan ini penulis dipercayai untuk membuat tugas proposal usaha, yang mana tugas proposal ini digunakan untuk memenuhi kewajiban siswa sebagai pelajar, juga sebagai penambahan nilai pelajaran.

Proposal usaha yang berjudul “MEMBUKA USAHA KECIL (PENJUALAN SECARA KELILING)” ini disusun berdasarkan sumber dan kenyataan yang ada. Tugas proposal ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa dalam belajar tentang usaha pemasaran.

Proposal ini memuat tentang alur proses penjualan mulai dari penyediaan barang sampai ke konsumen yang sangat membantu bagi para pembaca yang ingin menekuni bidang penjualan secara berkeliling. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bpk / Ibu Guru yang telah membimbing kami dan semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu. Semoga kliping ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.

Atas kelebihan dan kekurangannya, penulis mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.


Juwiring, Januari 2012



Penulis


LATAR BELAKANG

Perkembangan zaman yang terjadi di Indonesia seperti sekarang ini, selalu diikuti dengan adanya perkembangan jumlah kebutuhan hidup, hampir tidak ada waktu untuk melakukan aktivitas selain bekerja.

Oleh karena itu tidaklah mengherankan apabila sangat banyak masyarakat yang kurang/tidak ada waktu lagi untuk berbelanja guna mencukupi kebutuhan kehidupannya, terutama kebutuhan hidup yang diperlukan sehari-hari.

Melihat kondisi ini penulis memanfaatkan peluang tersebut dengan membuka usaha kecil yang berupa menjual barang kebutuhan sehari-hari dengan system penjualan secara keliling. Dalam hal ini penulis berperan sebagai broker/penjual sehingga resiko kegagalan usaha maupun kerugian dapat dikatakan tidak ada atu peluang kegagalan usaha lebih kecil.

Adapun barang-barang yang dijual berupa barang-barang kebutuhan rumah tangga yang setiap hari dibutuhkan oleh masyarakat antara lain, sabun mandi, deterjent, mie instant dan lain-lain. Untuk lebih efektif dan efisien penulis menjual beberapa produk saja, tetapi produk tersebut mempunyai bermacam-macam variasi sesuai dengan selera masyarakat yang bervariasi pula.


ANALISIS USAHA

Dalam membuka usaha sebagai penjual eceran disamping mendapat keuntungan-keuntungan tentu saja ada kendala-kendalanya, seperti sebagai berikut :

Dalam berbelanja barang yang akan dijual
Kendala = sebagai penjual eceran dalam mengambil barang dipertimbangkan untung ruginya. Oleh karena itu penjual mengambil barang di grosir tetapi apabila mengambil dari grosir harus dengan pembelian barang berjumlah banyak.
Cara mengatasi kendala = penjual dalam mengambil barang dari grosir dengan pembelian barang untuk stok satu bulan sehingga penjual dapat mengambil barang di grosir dengan harga yang murah dan dapat mengambil keuntungan yang lebih banyak dari tempat lain.

Dalam menawarkan barang kepada konsumen
Dalam meyakinkan konsumen terhadap barang yang kita jual selain itu mempunyai berbagai macam kelebihan dan kelemahan antara lain :

Kelebihan penjualan secara keliling
  • Bisa langsung mengetahui kebutuhan konsumen secara langsung
  • Penjual yang efektif dan efisien
  • Mendapatkan laba yang seimbang

Kelemahan penjualan secara keliling
  • Menghabiskan waktu dan tenaga
  • Memerlukan waktu yang lama
  • Membawa barang yang lumayan banyak dan berat
  • Kemungkinan barang yang dijual tidak mencukupi

KEUNGGULAN PRODUK DAN USAHA

Keunggulan produk yang ditawarkan :
  • Harganya terjangkau bagi konsumen
  • Produknya berupa kebutuhan sehari-hari
  • Kwalitas produknya terjamin
  • Produknya bervariasi macamnya

Keunggulan usaha :
  • Resiko akan kegagalan usaha sangat kecil
  • Modal yang diperlukan sangat sedikit
  • Tidak perlu tempat untuk menyimpan produk
  • Meningkatkan kemandirian dan memacu produktivitas
  • Perhitungan rugi laba mudah dilakukan

SKETSA / GAMBAR KERJA


SISTEMATIKA KERJA

Grosir
Sebagai grosir perlu mencari barang-barang yang dibutuhkan untuk ditawarkan, barang yang diperlukan tidak sedikit, oleh karena itu dengan membeli di grosir maka akan mendapatkan harga yang relatif murah dan terjangkau, sehingga bila dijual kembali pramuniaga tetap dapat mencari keuntungan.

Konsumen
Transaksi penjualan tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya konsumen, karena konsumen adalah pengguna barang-barang yang akan kita jual tersebut.

Pelaksanaan Kerja
Dalam pelaksanaan kerja harus dipersiapkan terlebih dahulu alat-alat yang memerlukan modal untuk pengadaan barang, karena pembayarannya dilakukan setelah produk terjual dengan kesepakatan waktu (produsen / grosir).

Observasi Kebutuhan Konsumen
Sebelum melaksanakan proses jual beli, terlebih dahulu dilakukan analisis pasar untuk mengetahui barang-barang yang dibutuhkan konsumen.

Pengadaan Barang
Setelah mencatat dan mendata barang yang dibutuhkan konsumen, kemudian memesan dan mengambil barang-barang tersebut di grosir.

Pendataan Kebutuhan Konsumen
Setelah mengetahui barang-barang yang dibutuhkan, konsumen melakukan pemesanan dan mengambil barang-barang tersebut di grosir.

Mengkalkulasi Harga
Setelah barang-barang yang dibutuhkan telah tersedia semua, pramuniaga kemudian menentukan harga jual dengan memperhitungkan laba yang akan di peroleh.

Transaksi Penjualan
Setelah analisis pendataan kebutuhan, pengadaan barang dan mengkalkulasi harga serta menjual barang, kemudian dilakukan pesanan.


PROSES SISTEMATIKA KERJA

Sebagai suatu usaha dibidang penjualan tentu saja diperlukan adanya perencanaan terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan dalam kegiatan usaha yang akan diperoleh keuntungan yang maksimal dengan waktu yang efektif dan efisien. Sebagai langkah awal untuk membuka usaha kecil dengan melakukan penjualan secara keliling dengan sistem konsinyasi ini terlebih dahulu kita harus membuat rencana kerja sekaligus mempersiapkan fasilitas/alat-alat dalam hubungannya dengan administrasi usaha, seperti nota pembelian, nota pesanan, nota penerimaan, kwitansi, dan lain-lain.

Apabila dengan administrasi usaha telah siap, selanjutnya dilakukan observasi terhadap calon konsumen dengan terjun langsung ke lingkungan masyarakat. Observasi ini dilakukan agar kita dapat mengetahui produk-produk apa saja yang sangat dibutuhkan masyarakat baik masyarakat sekitar, kerabat maupun teman sekolah. Dari hasil observasi terhadap calon konsumen tersebut selanjutnya dilakukan pengadaan barang yang dibutuhkan sesuai dengan merk dan sejenisnya. Pengadaan ini dilakukan dengan mendatangkan barang-barang langsung dari produsen/grosir. Untuk mengantisipasi terjadinya retur barang dari konsumen karena ada barang yang rusak maka dalam pengadaan ini sekaligus juga dilakukan penyortiran terhadap barang-barang yang akan didatangkan dari grosir pada saat itu juga (ditempat produsen/grosir).

Setelah semua barang-barang tersedia selanjutnya kita mengkalkulasi harga barang-barang sekaligus juga menetapkan harga jual dengan memperhitungkan untung ruginya. Apabila kalkulasi harga beli dan harga jual telah ditetapkan kemudian diadakan pencatatan/pendataan terhadap produk-produk. Pendataan ini dilakukan dengan mendatangi dan menawarkan pada konsumen. Dalam melakukan kegiatan ini barang yang dibawa hanya berupa sempel saja, hal ini dimaksudkan supaya mobilitas maupun waktu yang digunakan dapat berjalan secara efektif dan efisien serta hasilnya dapat maksimal. Untuk memotivasi usaha maka penulis memasang target satu bulan harus habis terhadap barang-barang yang telah dipesan. Oleh karena itu kegiatan penjualan secara kanvas selling ini dalam satu bulan dilakukan selama 30 hari (seminggu sekali).

Dari setiap hasil kegiatan penjualan selanjutnya dilakukan pengiriman terhadap barang-barang yang dipesan oleh konsumen. Untuk pengiriman barang-barang dapat dilakukan dalam hari yang sama/pada hari selanjutnya sesuai dengan permintaan konsumen. Oleh karena itu transaksi penjualan baru dilakukan setelah barang-barang yang dipesan telah diterima oleh konsumen. Untuk mempermudah menghindari kesalahan dalam administrasinya maka pencatatan barang yang keluar termasuk kalkulasi keuntungan usaha dilakukan setiap selesai melakukan kegiatan penjualan. Adapun perhitungan usaha secara keseluruhan dilakukan setiap bulan/setiap barang habis terjual.


FASILITAS DAN PERALATAN

1 Kalkulator
2 Alat Tulis
3 Nota Pesanan
4 Kwitansi
5 Buku Besar
6 Nota Penerimaan
7 Kantong Plastik
8 Nota Pembelian
9 Timbangan
10 Karet


PODUK YANG DIJUAL

Detergent Daia 1 kg 30 Bungkus
Rinso 1 kg 30 Bungkus
Soklin 1 kg 20 Bungkus
Sabun Cuci Ekonomi 55 Buah
Wings 55 Buah
Sabun Mandi Lifebouy 55 Buah
GIV 55 Buah
Citra 55 buah
Mie Instan Indomie Goreng 80 bungkus
Indomie Rebus 80 bungkus
Mie Sedap Goreng 80 bungkus
Mie Sedap Rebus 80 bungkus
Mie Gelas Rasa Bakso 50 bungkus
Mie Gelas Rasa Soto 50 bungkus
Pasta Gigi Ciptadent 45 Buah
Pepsodent 45 Buah
Susu Susu Bendera Putih 15 Kaleng
Susu Bendera Coklat 10 Kaleng
Shampo Pantene 55 Sachet
Clear 55 Sachet
Rejoice 60 Sachet
Pewangi Softener Soklin 45 Sachet
Molto 45 Sachet
Kecap Kecap Bangau 39 Botol
Kecap Indofood 30 Botol
Teh Teh Nyapu 35 Buah
Teh 999 30 Buah
Kopi Coffemix 55 Sachet
Kapal Api 55 Sachet
ABC 55 Sachet
Minyak Goreng Bimoli 25 Bungkus
Filma 25 Bungkus


RENCANA ANGGARAN BIAYA

No Spesifikasi Jumlah Harga Beli Jml Harga Beli Harga Jual Jml Harga Jual Laba @ Jml Laba
1 Daia 1 kg 30 9000 270000 10000 300000 1000 30000
2 Rinso 1 kg 30 14000 420000 15000 450000 1000 30000
3 Soklin 1 kg 20 13000 260000 14000 280000 1000 20000
4 Ekonomi 55 1700 93500 2000 110000 300 16500
5 Wings 55 1700 93500 2000 110000 300 16500
6 Lifebouy 55 1500 82500 1700 93500 200 11000
7 GIV 55 1300 72500 1500 82500 200 11000
8 Citra 55 1300 72500 1500 82500 200 11000
9 Ciptadent 45 2500 112500 2700 121500 200 9000
10 Pepsodent 45 2700 121500 3000 135000 300 13500
11 Indomie Goreng 80 1400 112000 1500 120000 100 8000
12 Indomie Rebus 80 1200 96000 1300 104000 100 8000
13 Mie Sedap Goreng 80 1400 112000 1500 120000 100 8000
14 Mie Sedap Rebus 80 1200 96000 1300 104000 100 8000
15 Mie Gelas Rasa Bakso 50 600 30000 800 40000 200 10000
16 Mie Gelas Rasa Soto 50 600 30000 800 40000 200 10000
17 Susu Bendera Putih 15 7500 112500 8000 120000 500 7500
18 Susu Bendera Coklat 10 6800 68000 7300 73000 500 5000
19 Pantene 55 400 22000 500 27500 100 5500
20 Clear 55 400 22000 500 27500 100 5500
21 Rejoice 60 300 18000 400 24000 100 6000
22 Softener Soklin 45 350 16750 500 22500 150 6750
23 Molto 45 350 16750 500 22500 150 6750
24 Kecap Bangau 39 3400 119000 3800 133000 400 14000
25 Kecap Indofood 30 3000 90000 3600 108000 200 6000
26 Teh Nyapu 35 1400 49000 1600 56000 200 7000
27 Teh 999 30 1300 39000 1500 45000 200 6000
28 Coffemix 55 800 44000 1000 55000 200 11000
29 Kapal Api 55 800 44000 1000 55000 200 11000
30 ABC 55 800 36000 1000 45000 200 11000
31 Bimoli 25 11000 275000 12000 300000 1000 25000
32 Filma 25 10000 250000 11000 275000 1000 25000
Jumlah 3296500 3682000 379500


LAPORAN RUGI LABA

Laba Kotor : Jumlah Harga Jual – Jumlah Harga Beli
3.682.000 – 3.296.500
435.500


Laba Bersih : Laba Kotor – Biaya
435.500 – 25.000
410.500


Prosentase Laba : (Laba Bersih)/(Harga Beli) X 100%
410.500/3.296.500 X 100%

12,46 %


SASARAN USAHA

Baik seorang penjual maupun pembeli harus memiliki dan dapat memprediksi pangsa pasar. Disamping itu juga perlu adanya target pasar (targeting), untuk menentukan sasaran pengguna barang yang ditawarkan serta kemampuan daya beli masyarakatnya. Hal ini dimaksudkan supaya dalam pelaksanaan kegiatan usaha bisa lebih efektif dan efisien.

Sasaran atau target dari penjual dan agen sistem penjualan secara keliling antara lain :
  • Lingkungan sekitar
  • Kerabat dekat
  • Teman sekolah
  • Teman sepermainan
  • Masyarakat umum

PENUTUP

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam proposal ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.

Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman sudi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya proposal ini dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya.

Semoga proposal ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar